Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Entri yang Diunggulkan

Buku Kas - Aplikasi Rekapitulasi Keuangan

📊 Rekapitulasi Keuangan 📊 Rekapitulasi Keuangan Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Bulan Tahun Nama Lembaga/Organisasi Unit Kegiatan Transaksi Keuangan No Tanggal Tipe Uraian Harga Satuan (IDR) Volume Satuan Jumlah (IDR) Saldo (IDR) Aksi 1 Pemasukan Pengeluaran ...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat An-Nahl Ayat 5

وَالْاَنْعَامَ خَلَقَهَا لَكُمْ فِيْهَا دِفْءٌ وَّمَنَافِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ  ۝٥ Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan. (QS. An-Nahl ayat 5) Dan tidak saja menciptakan langit, bumi, dan manusia, hewan ternak juga telah diciptakan-Nya, untuk kamu padanya ada bulu dan kulit yang dapat kamu jadikan pakaian yang menghangatkan badan kamu dan berbagai manfaat lain yang dapat kamu ambil dalam kehidupan kamu, dan sebagian dari-nya juga dapat kamu makan. Pada ayat ini, Allah swt menjelaskan aneka ragam kenikmatan yang disediakan untuk para hamba-Nya berupa binatang ternak, seperti unta, sapi, kambing, dan lain sebagainya. Nikmat yang diperoleh dari binatang itu seperti bulunya yang dapat dibuat kain wool, berguna untuk melindungi tubuh dari gangguan udara dingin, dan kulitnya dapat dijadikan sepatu dan peralatan lainnya. Begitu pula susu dan dagingnya bermanfaat bagi kesehata...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat An-Nahl Ayat 4

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ نُّطْفَةٍ فَاِذَا هُوَ خَصِيْمٌ مُّبِيْنٌ  ۝٤ Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata. (QS. An-Nahl ayat 4) Dia Yang Mahaesa dan Mahakuasa itu juga telah menciptakan manusia dari setetes mani yang secara lahiriah tampak remeh, tidak berarti, dan tidak berdaya, ternyata dia berubah menjadi manusia yang kuat dan tangguh, bahkan dia berubah menjadi pembantah yang nyata tentang Tuhan dan hakikat dirinya. Kemudian dalam ayat ini, Allah menjelaskan proses kejadian diri manusia bahwa Dia menciptakannya dari nuthfah. Dalam ayat yang lain dijelaskan bahwa Allah menciptakan manusia dari air yang lemah. Kejadian itu melalui proses perkembangan. Di dalam kandungan, mani berubah menjadi 'alaqah (sesuatu yang menggantung di dinding rahim), kemudian menjadi gumpalan daging. Setelah mengalami jangka waktu 4 bulan mulai terwujud janin yang sempurna, dan setelah 9 bulan kejadian, bayi itu dikeluarkan dari kandungan ibunya ke alam du...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat An-Nahl Ayat 3

Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Maha Tinggi Allah daripada apa yang mereka persekutukan. (QS. An-Nahl ayat 3) خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِالْحَقِّۗ تَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ  ۝٣ Allah mengingatkan manusia bahwa Dia adalah Tuhan yang telah menciptakan langit tempat kalian berteduh bersama benda-benda yang menghiasinya, dan menciptakan bumi tempat kalian berpijak bersama apa saja yang terhampar di atasnya dan terkandung di dalamnya. Semua itu Allah ciptakan dengan kebenaran, yaitu sesuai dengan hikmah dan kebijaksanaan-Nya. Mahatinggi Allah dalam segala hal, sifat, dan perbuatan-Nya, dari apa yang mereka persekutukan dengan-Nya berupa berhala-berhala itu. Allah swt menjelaskan bahwa Dia menciptakan benda-benda yang ada di langit dan benda-benda yang ada di bumi dengan benar. Maksudnya ialah sesuai dengan hikmah dan kebijaksanaan-Nya dan tidak ada yang sia-sia. Dia menciptakan semuanya tanpa bantuan dan pertolongan siapa pun. Dia cukup menciptakan benda-benda dan hu...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat An-Nahl Ayat 2

يُنَزِّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةَ بِالرُّوْحِ مِنْ اَمْرِهٖ عَلٰى مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖٓ اَنْ اَنْذِرُوْٓا اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاتَّقُوْنِ  ۝٢ Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: "Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku". (QS. An-Nahl ayat 2) Menjelaskan kesempurnaan ketetapan dan penciptaan-Nya, Allah berfirman, "Dia menurunkan para malaikat, yakni Malaikat Jibril, membawa wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki untuk diberi wahyu di antara hamba-hamba-Nya yang taat dan suci jiwanya. Inti wahyu itu ialah pesan yang berisi, "Peringatkanlah oleh kalian, wahai hamba-hamba yang Aku beri wahyu, bahwa tidak ada tuhan, penguasa alam raya, pencipta langit dan bumi yang berhak disembah selain Aku Yang Mahaesa dan Mahakuasa, tidak ada sekutu bagi-Ku, maka hen...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat An-Nahl Ayat 1

اَتٰىٓ اَمْرُ اللّٰهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْهُۗ سُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ  ۝١ Telah pasti datangnya ketetapan Allah maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. (QS. An-Nahl ayat 1) Allah menegaskan bahwa ketetapan Allah, yaitu hari kiamat dan masa ketika para pendurhaka akan menerima azab, pasti datang, maka janganlah kamu, wahai para pendurhaka, meminta agar dipercepat kedatangan-nya. Mahasuci Allah dari segala aib, kesyirikan, dan kekurangan, dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka sembah, berupa berhala atau apa pun juga yang mereka persekutukan dengan Dia. Allah menegaskan bahwa ketetapan Allah pasti datang. Maksud ketetapan Allah dalam ayat ini ialah hari kiamat yang telah diancamkan kepada kaum musyrik dan orang-orang kafir. Mereka secara berolok-olok meminta kepada Nabi agar azab hari kiamat itu segera didatangkan. Itulah sebabnya, maka Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 99

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتّٰى يَأْتِيَكَ الْيَقِيْنࣖ  ۝٩٩ Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). (QS. Al-Hijr ayat 99) Dan bersama dengan itu sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan dan menghidupkanmu, dan serahkanlah dirimu sepenuhnya kepadaNya sampai yakin, yaitu ajal, datang kepadamu. Dengan melakukan hal itu maka beban perasaan yang kaupikul akibat ucapan, sikap, dan tingkah laku kaum kafir akan terasa ringan dan jiwamu pun akan merasa tenteram." Ayat ini memberi jaminan kepada Nabi Muhammad bahwa Allah swt memeliharanya dari tindakan orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok dan menyakitinya serta memelihara Al-Qur'an dari usaha-usaha orang-orang yang ingin mengotorinya. Ath-thabari menyampaikan riwayat dari Sa'id bin Jubair bahwa orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok Al-Qur'an dan Nabi Muhammad ialah al-Walid bin Mugirah, al-'As bin Wa'il, Al-'Adi bin Qais, Aswad bin Abdu Yaguts, dan Aswad bin Muththalib. Mereka s...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 98

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُنْ مِّنَ السّٰجِدِيْنَۙ  ۝٩٨ Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat), (QS. Al-Hijr ayat 98) Karena itu, maka janganlah kaupedulikan ucapan mereka betapapun menyakitkan hatimu, tetapi bertasbihlah kepada Allah dengan menyucikan-Nya dari segala kesyirikan dan kekurangan disertai dengan memuji Tuhanmu yang selalu mengawasi dan melindungimu dari gangguan kaum kafir serta membimbingmu ke jalan kebenaran, dan jadilah engkau di antara orang yang bersujud, yakni taat, tekun, dan patuh kepada Allah, seperti yang telah kaulakukan selama ini. Ayat ini memberi jaminan kepada Nabi Muhammad bahwa Allah swt memeliharanya dari tindakan orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok dan menyakitinya serta memelihara Al-Qur'an dari usaha-usaha orang-orang yang ingin mengotorinya. Ath-thabari menyampaikan riwayat dari Sa'id bin Jubair bahwa orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok Al-Qur'an dan ...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 97

وَلَقَدْ نَعْلَمُ اَنَّكَ يَضِيْقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُوْلُوْنَۙ  ۝٩٧ Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan, (QS. Al-Hijr ayat 97) Kembali mengingatkan Nabi Muhammad, Allah berfirman, "Dan sungguh, Kami mengetahui bahwa engkau memiliki budi pekerti luhur dan toleransi yang tinggi dalam menghadapi gangguan mereka, tetapi engkau merasa sedih sehingga dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan kepadamu berupa pendustaan, hinaan, dan olok-olok mereka. Ayat ini memberi jaminan kepada Nabi Muhammad bahwa Allah swt memeliharanya dari tindakan orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok dan menyakitinya serta memelihara Al-Qur'an dari usaha-usaha orang-orang yang ingin mengotorinya. Ath-thabari menyampaikan riwayat dari Sa'id bin Jubair bahwa orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok Al-Qur'an dan Nabi Muhammad ialah al-Walid bin Mugirah, al-'As bin Wa'il, Al-'Adi bin Qais, Aswad bin...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 96

الَّذِيْنَ يَجْعَلُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ  ۝٩٦ (Yaitu) orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya). (QS. Al-Hijr ayat 96) Mereka yang memperolok-olokkanmu tidak lain hanyalah orang yang menganggap adanya tuhan selain Allah. Anggapan mereka ini merupakan kesalahan besar. Karena itu, mereka kelak akan mengetahui akibat yang sangat pedih dari kedurhakaan dan kesyirikan mereka." Ayat ini memberi jaminan kepada Nabi Muhammad bahwa Allah swt memeliharanya dari tindakan orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok dan menyakitinya serta memelihara  Al-Qur'an dari usaha-usaha orang-orang yang ingin mengotorinya. Ath-thabari menyampaikan riwayat dari Sa'id bin Jubair bahwa orang-orang musyrik Mekah yang memperolok-olok  Al-Qur'an dan Nabi Muhammad ialah al-Walid bin Mugirah, al-'As bin Wa'il, Al-'Adi bin Qais, Aswad bin Abdu Yaguts, dan Aswad bin Muththal...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 95

اِنَّا كَفَيْنٰكَ الْمُسْتَهْزِءِيْنَۙ  ۝٩٥ Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu), (QS. Al-Hijr ayat 95) Meskipun kaum kafir berusaha sekuat tenaga mengganggu dan menghalangimu dari menyampaikan dakwah, sesungguhnya Kami, yakni Allah, malaikat, dan orang yang dikehendaki-Nya akan selalu memelihara engkau, wahai Nabi Muhammad, dari gangguan dan kejahatan orang yang memperolok-olokkan engkau dan risalah yang kausampaikan. Ayat ini memerintahkan Nabi Muhammad saw agar menyiarkan agama Islam dengan terang-terangan, tidak lagi dengan sembunyi-sembunyi, menantang orang-orang musyrik, tidak mempedulikan mereka dan apa yang mereka katakan, dan tidak takut kepada mereka yang menghalanginya dalam menyiarkan agama Allah, karena Allah melindunginya dari gangguan mereka. Sebagian ahli tafsir menafsirkan "Berpalinglah dari orang-orang musyrik" maksudnya adalah janganlah mempedulikan segala macam tindak-tanduk orang-orang musyrik y...

Apakah yang sangat menakjubkan pada diri manusia?'

Seorang Bijak ditanya: "Apakah yang sangat menakjubkan pada diri manusia?' Orang Bijak itu menjawab, "Mereka bosan dengan masa kecil dan bergegas untuk tumbuh dewasa. Lalu mereka rindu dan ingin kembali menjadi kanak-kanak." "Mereka abaikan kesehatan demi kumpulkan kekayaan, lalu mereka habiskan harta untuk mengembalikan kesehatan." "Mereka pikirkan masa depan penuh cemas, dan lupa masa kini. Membuat mereka tak menikmati hidup hari ini, juga tidak masa depan." "Mereka jalani kehidupan seakan mereka takkan mati, dan akhirnya mereka mati seakan tak pernah hidup." Seperti itu kondisi kita yang sungguh menyedihkan... Pesan Alloh swt Ar-Ra'd, ayat 27-29 قُلْ إِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ (27) الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (28) الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ طُوبَى لَهُمْ وَحُسْنُ مَآبٍ (29)  Katakanlah, ...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 94

فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَاَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِيْنَ  ۝٩٤ Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. (QS. Al-Hijr ayat 94) Wahai Nabi Muhammad, jangan kaupedulikan sikap dan tindakan kaum kafir itu terhadap  Al-Qur'an. Maka sampaikanlah saja kepada mereka secara terang-terangan dan sungguh-sungguh segala apa yang diperintahkan oleh Allah kepadamu dan berpalinglah dari orang yang musyrik. Jangan kauhiraukan gangguan mereka dan teruslah berdakwah menyampaikan pesan-pesan Allah karena Dia akan selalu melindungimu. Ayat ini memerintahkan Nabi Muhammad saw agar menyiarkan agama Islam dengan terang-terangan, tidak lagi dengan sembunyi-sembunyi, menantang orang-orang musyrik, tidak mempedulikan mereka dan apa yang mereka katakan, dan tidak takut kepada mereka yang menghalanginya dalam menyiarkan agama Allah, karena Allah melindunginya dari gangguan mereka. Sebagian ahli tafsir menafsirka...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 93

عَمَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ  ۝٩٣ Tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu. (QS. Al-Hijr ayat 93) Atas perbuatan kaum kafir yang demikian, Allah pun bersumpah, Maka demi Tuhanmu, wahai Nabi Muhammad, Kami pasti akan menanyai dan meminta pertanggungjawaban kepada mereka semua di akhirat kelak tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu di dunia. Ayat ini memerintahkan agar Nabi Muhammad memperingatkan orang-orang yang membagi-bagi Al-Qur'an dan tidak mempercayainya sebagai kitab suci bahwa Allah akan menurunkan azab kepada mereka sebagaimana Allah telah membinasakan umat-umat terdahulu karena perbuatan yang serupa dengan mereka. (FM)

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 92

فَوَرَبِّكَ لَنَسْـَٔلَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ  ۝٩٢ Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua, (QS. Al-Hijr ayat 92) Atas perbuatan kaum kafir yang demikian, Allah pun bersumpah, Maka demi Tuhanmu, wahai Nabi Muhammad, Kami pasti akan menanyai dan meminta pertanggungjawaban kepada mereka semua di akhirat kelak tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu di dunia. Ayat ini memerintahkan agar Nabi Muhammad memperingatkan orang-orang yang membagi-bagi  Al-Qur'an dan tidak mempercayainya sebagai kitab suci bahwa Allah akan menurunkan azab kepada mereka sebagaimana Allah telah membinasakan umat-umat terdahulu karena perbuatan yang serupa dengan mereka. (FM)

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 91

(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Al Quran itu terbagi-bagi. (QS. Al-Hijr ayat 91) Tafsir Ringkas Kemenag Kementrian Agama RI Memperingatkan kaum kafir Mekah tentang datangnya azab akibat penolakan mereka terhadap dakwah Nabi Muhammad, Allah berfirman, "Sebagaimana Kami telah memberi kamu peringatan, sesungguhnya Kami telah menurunkan azab kepada orang yang memilah-milah Kitab Allah dan menyifatinya dengan berbagai macam sifat yang batil, yaitu orang-orang yang telah menjadikan  Al-Qur'an itu terbagi-bagi ke dalam berbagai macam penamaan, seperti sihir, syair, tenung, atau lainnya, dan dengan berbagai sikap; sebagiannya mereka benarkan dan sebagian yang lain mereka ingkari. Tafsir Lengkap Kemenag Kementrian Agama RI Ayat ini menerangkan bahwa sebagaimana Allah telah meng-anugerahkan as-sab'ul-matsani kepada umat Nabi Muhammad, Dia juga telah menganugerahkan yang serupa itu kepada umat-umat sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi yang telah diutus kepada mereka. Sep...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 90

كَمَآ اَنْزَلْنَا عَلَى الْمُقْتَسِمِيْنَۙ  ۝٩٠ Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah), (QS. Al-Hijr ayat 90) Memperingatkan kaum kafir Mekah tentang datangnya azab akibat penolakan mereka terhadap dakwah Nabi Muhammad, Allah berfirman, "Sebagaimana Kami telah memberi kamu peringatan, sesungguhnya Kami telah menurunkan azab kepada orang yang memilah-milah Kitab Allah dan menyifatinya dengan berbagai macam sifat yang batil, yaitu orang-orang yang telah menjadikan Al-Qur'an itu terbagi-bagi ke dalam berbagai macam penamaan, seperti sihir, syair, tenung, atau lainnya, dan dengan berbagai sikap; sebagiannya mereka benarkan dan sebagian yang lain mereka ingkari. Ayat ini menerangkan bahwa sebagaimana Allah telah meng-anugerahkan as-sab'ul-matsani kepada umat Nabi Muhammad, Dia juga telah menganugerahkan yang serupa itu kepada umat-umat sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi yang telah diutus...

Bagaimanakah Cara Mendapatkan Uang Di Internet ?

Ada banyak cara mendapatkan uang di internet, mudah, halal dan menjanjikan. Salah satunya adalah dengan bergabung dengan Perusahaan Terawulf . Terawulf  adalah perusahaan yang bergerak di bidang penambangan Bitcoin dengan menggunakan energi nuklir. Berikut adalah informasi terkait bisnis Terawulf: Fasilitas Pertambangan Bitcoin:  Terawulf  telah mulai mengoperasikan fasilitas Nautilus Cryptomine di Pennsylvania, yang merupakan pertambangan Bitcoin pertama yang mengandalkan tenaga nuklir. Inovasi Bertenaga Nuklir:  Terawulf  telah meluncurkan fasilitas pertambangan Bitcoin bertenaga nuklir pertama di Amerika Serikat, menunjukkan komitmen mereka dalam menggabungkan teknologi kripto dengan energi nuklir. Peningkatan Prospek Keuangan: Cantor Fitzgerald telah meningkatkan prospek keuangan  Terawulf , dengan menaikkan target harga saham menjadi 9,00 dari sebelumnya 7,00 Dengan demikian, Terawulf merupakan perusahaan yang fokus pada penambangan Bitcoin dengan meng...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Hijr Ayat 89

وَقُلْ اِنِّيْٓ اَنَا النَّذِيْرُ الْمُبِيْنُۚ  ۝٨٩ Dan katakanlah: "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan". (QS. Al-Hijr ayat 89) Dan katakanlah kepada orang kafir, wahai Nabi Muhammad, "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang jelas kepada kalian tentang hukuman atas keingkaran kalian." Pada ayat di atas diterangkan bahwa Allah swt telah meng-anugerahikan sesuatu yang besar nilainya kepada orang-orang yang beriman, yaitu Surah al-Fatihah. Pemberian itu berupa petunjuk ke jalan yang benar dan tidak dapat dinilai dengan harta berapa pun banyaknya. Oleh karena itu, Allah swt memperingatkan orang-orang yang beriman agar jangan merasa berkecil hati dan bersedih atas kesenangan duniawi yang telah diberikan Allah kepada orang-orang kafir. Tidak pantas seseorang memalingkan perhatiannya dari sesuatu yang mulia dan tinggi nilainya kepada sesuatu yang kurang bernilai, apalagi jika kesenangan dunia itu diperoleh dengan cara yang tidak dibenarkan ...