Selama ini kita dimanja dengan fasilitas seluler yang luar biasa dari para operator seluler di indonesia, dari bonus ngobrol sampai puas milik XL, SimPati PEDE, bicara tanpa batas milik AXIS, bahkan gratis internetan milik Three maupun Telkomsel.
Semua program promo ditujukan untuk kepuasan pelanggan dan menjaring
pelanggan baru. Berdasarkan hasil survey, tarif seluler di indonesia
merupakan tarif termurah di asia. Prospek yang cerah karena pangsa
pasar yang luar biasa besar menjadikan para operator cenderung
meluncurkan promo dengan persaingan yang kurang sehat.
Okelah itu kebijaksanaan operator yang barangkali sudah
dipertimbangkan masak-masak untung ruginya. Tinggal bagaimana kita
sebagai pelanggan memanfaatkan berbagai fasilitas dan bonus dengan
bijaksana. Banyak sekarang para pelanggan memanfaatkan kemudahan ini
untuk mengumbar kesenangan nafsu dengan berpacaran jarak jauh
menggunakan kata-kata kotor yang membawa dosa,berkirim gambar
porno,dan lain sebagainya. Sekarang dunia maya berada di ujung jari
kita. Kita sendiri yang akan menentukan mau dibawa kemana diri kita
dengan qerangkat seluler kita,mau menuju keberkahan hidup atau jalan
meluncur ke neraka jahanam.
Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...
Komentar
Posting Komentar