Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Buku Kas - Aplikasi Rekapitulasi Keuangan

📊 Rekapitulasi Keuangan 📊 Rekapitulasi Keuangan Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Bulan Tahun Nama Lembaga/Organisasi Unit Kegiatan Transaksi Keuangan No Tanggal Tipe Uraian Harga Satuan (IDR) Volume Satuan Jumlah (IDR) Saldo (IDR) Aksi 1 Pemasukan Pengeluaran ...

Ust. Idrus Ramli Mengaku Dilaporkan ke PWNU, Serang Syi'ah Malah Dituduh Dibiayai Syiah

Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Muhammad Idrus Ramli

selama ini sangat keras menyerang Syiah dan Wahabi. Ia bahkan sering

terang-terangan menuding Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj

berparadigma dan membela Syiah. Tapi anehnya gerakan-gerakan Kiai

Idrus Ramli malah dituding dibiayai Syiah.

"Ada yang melaporkan saya kepada Rais Syuriah PWNU kalau saya dibiayai

Syiah," kata Kiai Idrus Ramli kepada BANGSAONLINE.com.

"Kan aneh. Seharusnya orang yang membela Syiah yang dituduh dibiayai

Syiah," imbuhnya.

Menurut dia, orang yang melaporkan itu menyatakan, jika dirinya

menyerang Syiah, maka yang membiayai adalah Wahabi. Tapi kalau dirinya

menyerang Wahabi, maka yang membiayai adalah Syiah.

"Padahal saya tak pernah membela Syiah dan Wahabi," katanya. "Kalau

seandainya saya menyerang Wahabi dan membela Syiah karuan saya dibayar

Syiah. Atau saya menyerang Syiah dan membela Wahabi, wajar saya

dibiayai Wahabi. Tapi saya kan tak pernah membela Syiah dan Wahabi,"

jelasnya.





Sebelumnya ia pernah bercerita kalau pernah diundang kelompok Wahabi

sebagai pembicara. "Mereka tidak berani dialog sendiri dengan Syiah,

kita yang disuruh ngomong," katanya.

Ia diminta menjelaskan kesalahan-kesalahan Syiah dan ia pun

melakukanya. Syiah tidak hanya salah dalam berakidah, tetapi juga

beribadah. "Syiah itu salatnya tiga waktu dan salat Jum'at tidak

wajib. Jika salat tangan mereka begini (tegap dan tidak bersedekap),"

katanya.

Tapi ia tidak tahan juga menjelaskan kesalahan-kesalahan Wahabi. "Maka

kita jangan ragu mengatakah Wahabi itu bukan ahlussunnah wal jamaah,

kenapa? Karena meskipun mereka mengambil hadits Bukhari dan Muslim,

hadits yang dipilih hanya yang sesuai dengan kepentingannya. Mereka

hanya mengambil hadits 'Kullu bid'atin dholalah'. Hadits yang diambil

cuma satu, yang lain tidak. Saya katakan anda bukan ahli hadits, tapi

ahli hadats (ahli membid'ahkan, red)," katanya.

"Setelah dialog itu saya ditanya oleh seorang wartawan dari Wahabi.

Kenapa anda menyerang Wahabi juga? Bukannya musuh kita Syiah? Saya

menjawab, oh saya tidak menyerang. Saya hanya merespon. Mengapa saya

tidak menyerang? Karena merespon saja sudah cukup. Saya tegaskan

kepada wartawan itu, saya tidak menyerang Wahabi, karena serangan

belum dimulai," katanya.



Menurut dia, Syiah dan Wahabi itu sangat anti NU. Kelompok Syiah tidak

suka dengan para sahabat Nabi yang disimbolkan dengan kebencian mereka

kepada tiga sahabat utama Nabi yakni Abu Bakar, Umar dan Utsman.

Sementara kelompok Wahabi tidak suka tradisi, tidak suka istighatsah,

tidak suka berdzikir seperti yang sudah dijalankan oleh umat Islam

Nusantara.



Dari sini lah para ulama mengembangkan syair khusus yang selain berisi

dzikir juga berisi puji-pujian kepada para sahabat Nabi, termasuk

Sayyidina Ali dan Fatimah binti Rasul.

"Astaghfirullah robbal baroya. Astaghfirullah minal khothoya. Robbi

zidni ilman nafi'a. Wawafiqni amalan sholiha. Ya Allahu ya Muhammad ya

Aba Bakar ya Shiddiq, ya Umar Usmanu Ali, Siti Fatimah binti Rosuli."



Syair ini sekaligus merupakan penegasan bahwa ulama Nusantara

berhadapan dengan Wahabi dan Syiah sekaligus.

"Saya berkeliling dari Sabang sampai Merauke, dzikir dan puji-pujian

seperti ini ada di masjid-masjid dan musholla," katanya. Ia mengajak

para jamaah berdzikir. Ia pun memulai dan semua pun larut dalam

dzikir.



Apa kunci sukses penyebaran Islam di Indonesia? Tidak lain karena para

penyebar Islam sangat menghargai tradisi Islam. Menurut Idrus Ramli,

tradisi yang baik menjadi salah satu sumber hukum Islam. Beberapa

ibadah umat Islam yang diajarkan Nabi juga merupakan peninggalan dari

agama Yahudi dan orang-orang zaman jahiliyah.



Demikilanlah juga yang dijalankan oleh para penyebar Islam di

Indonesia. Berbagai tradisi yang dijalankan oleh penduduk Nusantara

seperti upacara kehamilan, kelahiran, dan kematian diislamisasi

sedemikian rupa oleh para penyebar Islam di Indonesia.

"Tradisi yang sudah dijalankan itu diislamisasi. Dulu kalau ada orang

meninggal, para tetangga berkumpul di rumah duka. Mereka makan-makan,

ada yang sambil minum-minum dan bermain judi. Kemudian oleh para ulama

kita kumpul-kumpul ini diisi dengan berdzikir dan berdoa," katanya.



Jika tradisi yang berlaku itu tidak bisa diislamisasi, maka yang

dilakukan para ulama adalah meminimalkan mudaratnya. Ia mencontohkan

tradisi buang kepala kerbau atau sapi untuk menghindari bencana gunung

merapi. Menurut Ustadz Idrus, orang-orang dulu membuang gadis untuk

menolak bencana.

"Oleh ulama kita, upacara membuang gadis ini diganti dengan membuang

kepala kerbau. Lagi pula di negara-negara tetangga kepala kerbau tidak

dimakan, hanya di Indonesia saja semua dimakan, karena kita ini memang

kreatif," katanya.



Semua tradisi baik yang sudah diislamisasi itu juga mempunyai dasar

legitimasi dari Al-Qur'an dan Hadits atau dari para Sahabat Nabi.

"Jika ada yang tidak tahu dasarnya berarti ngaji dia belum sampai ke

situ," katanya.

(sumber BANGSAONLINE.com)

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga?

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga? Sejumlah mubaligh dan guru ngaji yang mengatakan bahwa dengan seekor kambing itu mencukupi sebagai qurban dari satu keluarga. Dalam hal ini ditangkap pesan bahwa satu keluarga menjadi “shahibul qurban” dari seekor kambing. Menurut empat mazhab anggapan ini adalah anggapan yang tidak benar. Kalimat “seeorang menyembelih kambing qurban untuk dirinya dan keluarganya” itu dibenarkan oleh sebagian ulama, bukan semua ulama dengan dua pengertian: Pertama, gugur perintah berqurban dari anggota keluarga shahibul qurban. Jika suami menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk isteri dan anak-anak itu sudah gugur. Demikian pula jika isteri menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk suami dan anak-anak itu gugur. Inilah makna dari hukum qurban adalah sunnah kifayah. Kedua, keluarga shahibul qurban ikut mendapatkan cipratan pahala qurban. Ini terjadi jika shahibul qurban pasang niat untuk mengikutsertakan keluargan...

Wasiat Al-Habib Umar bin Hafidz

قال الحبيب عمر بن حفيظ : لا تحمل هم الدنيا فإنها لله ، ولاتحمل همَّ الرزق فإنه من الله ، ولاتحمل هم المستقبل فإنه بيد الله .. فقط احمل همًا واحدًا : كيف  ترضي الله Al-Habib Umar bin Hafidz Berkata : "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu. [FM]

Qiyas Hudud Seks Sejenis Dengan Zina

Forum Muslim - Dalam kasus zina, dibedakan hukuman hududnya antara pelaku zina muhshan dan pelaku zina ghairu muhshan.  1. Pelaku Zina Muhshan  Mereka yang sudah pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya, tentu bentuknya dalam perkawinan yang sah. Dengan kata lain sudah menikah. Kalau dia berzina, hukumannya adalah rajam, yaitu dilempari batu sampai mati. Asif berzina dengan seorang wanita dan Rasulullah SAW memerintahkan kepada Unais untuk menyidangkan perkaranya dan beliau bersabda : وَاغْدُ يَا أُنَيْس عَلىَ امْرَأَةِ هَذَا فَإِنِ اعْتَرَفَتْ فَارْجُمْهَا Wahai Unais, datangi wanita itu dan bila dia mengaku zina maka rajamlah. (HR. Bukhari) 2. Pelaku Zina Ghairu Muhshan  Mereka yang belum pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya. Artinya belum pernah menikah. Maka kalau dia berzina, hukumannya adalah cambuk 100 kali, sebagaimana disebutkan dalam An-Nur ayat 2 :  الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُ...

Dalil Kewajiban Memilih Calon Pemimpin Yang Bertaqwa

Seorang kawan baik bertanya tentang hadis soal memilih pemimpin, tapi saya memberi jawaban berbeda.

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas

Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya. Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu". Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini : "Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain pu...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...

SISTEM AKUNTANSI BUMDES TERINTEGRASI (Auto-Jurnal & Manajemen Transaksi)

BUMDES Accounting System v4.0 – Integrated Auto-Journal & Transaction Module Sistem Akuntansi BUMDES - DOUBLE ENTRY SISTEM AKUNTANSI BUMDES - DOUBLE ENTRY (REVISI FINAL - FIXED) Dengan jurnal otomatis, navigasi keyboard, autocomplete, penjualan/pembelian terintegrasi, & pelunasan piutang/utang Informasi Modal & Prive Jurnal & Buku Besar Aset & Penyusutan Piutang & Utang Persediaan Penjualan & Pembelian Laporan Manajemen Informasi Umum Nama Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Nama BUMDES Unit Usaha Pengelola Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Tahun Periode Laporan Bulanan Triwulan Semester Tahunan Tanggal Mulai Tanggal Selesai Modal dan Prive Moda...

Surat Al Ma'un