Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Buku Kas - Aplikasi Rekapitulasi Keuangan

📊 Rekapitulasi Keuangan 📊 Rekapitulasi Keuangan Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Bulan Tahun Nama Lembaga/Organisasi Unit Kegiatan Transaksi Keuangan No Tanggal Tipe Uraian Harga Satuan (IDR) Volume Satuan Jumlah (IDR) Saldo (IDR) Aksi 1 Pemasukan Pengeluaran ...

Asal-Usul Kata Syi'ah

Forummuslim.org - Semua orang Arab dan mereka yang mempelajari bahasa
Arab tentu tahu apa makna kata Syiah (.الشيعة ) dan konsekuensi dari
makna tersebut.


Ihsaan Ilâhi Dzâhir di dalam bukunya "al-Sunnah wa al-Syiah"
menjelaskan bahwa secara etimologis kata Syiah mengandung makna
pendukung setia. Pada masa awal kemunculannya, kata Syiah digunakan
untuk menunjuk dukungan politik di kalangan para sahabat Nabi
radhiyallahu anhum. Dukungan itu terkait dengan konflik politik yang
terjadi pada masa kekhalifahan Usman bin Affan.


Seperti ditulis oleh Dr. Ahmad Gaballah Syalabi-seorang sejarawan asal
Mesir- masa kekhalifahan Usman bin Affan merupakan masa suram dalam
politik umat Islam. Carut marut yang terjadi pada masa itu, disebabkan
oleh ketidakmampuan Khalifah Usman di dalam menghadapi intervensi
sukunya Bani Umayyah, yang menuntut diberikan jabatan-jabatan
strategis pemerintahan.


Sikap Khalifah Usman, yang lebih mendengarkan pertimbangan sukunya
itu, pada akhirnya menimbulkan ketidakpuasan sebagian elit politik.
Umat Islam pada masa itu terbelah ke dalam beberapa faksi politik atau
syi'ah sebagai wujud sikap politik menyikapi situasi yang berkembang.
Baik Dr Assyalabi maupun Ihsan Ilahi Dzohir, sama-sama sepakat bahwa
kata syi'ah sama-sama digunakan pada waktu itu, untuk kepentingan
politik.


Menyikapi kegentingan politik pada masa Usman di atas, sikap politik
para sahabat Nabi terbelah menjadi:

1. syiah Usman

yaitu kelompok yang mendukung pemerintahan Utsman

2. Syiah Ali

yaitu kelompok yang mendukung naiknya Ali kw ke tampuk pemerintahan
untuk menggantikan Usman

3. Kelompok pemberontak

yang menginginkan pembersihan pemerintah dari rezim Usman.


Hingga terbunuhnya Khalifah Usman ibnu Affan, penggunaan kata "syiah"
sebagai wujud dukungan politik masih terus berlangsung. Naiknya Ali
bin Abu Thalib sebagai khalifah, berdasarkan keputusan ahlul halli wal
aqdi yang beranggotakan antara lain Abdullah bin Abbas dan Abu Musa
al-Asy'ari, ternyata tidak menghilangkan keretakan di antara para
sahabat. Muawiyah bin Abu Sufyan, yang sejak awal merupakan pendukung
Khalifah Usman bin Affan, menilai bahwa naiknya Ali sebagai khalifah
itu sarat dengan permainan politik dan kecurangan. Tidak sampai di
situ, Muawiyah bin Abu Sufyan pun menuduh bahwa Ali bin Abu Thalib
berada di balik skenario pembunuhan berencana terhadap Usman bin
Affan. Sikap penolakan Muawiyah terhadap keputusan Ahlul Halli wal
Aqdi yang mengangkat Ali menjadi khalifah itu, kemudian mendorong
terbentuknya Syiah Muawiyah atau semacam Partai Muawiyah.


Para sejarawan seperti Ibnu Katsir, Ahmad Gaballah Assyalabi, dan juga
Ihsan Ilahy Dzohir menulis kekisruhan situasi pada masa itu secara
gamblang dan detail.


Menarik untuk diamati, adalah munculnya istilah "rofidhoh" (kelompok
penolak) dan nama Abdullah bin Saba, yang kemudian dikait-kaitkan
dengan nama Syiah.


Untuk nama Abdullah bin Saba sendiri, kalangan Imamiyyah, yang
menisbatkan diri kepada Syiah Ali bin Abu Tholib, tidak mengakui
keberadaan nama tersebut, lebih-lebih jika dikaitkan dengan nama Syiah
yang dinisbatkan kepada Ali bin Abu Tholib.


Kalangan Imamiyah berpendapat bahwa nama Abdullah bin Saba, tampaknya
sengaja dimunculkan oleh sebagian kalangan Yahudi untuk merusak nama
Syiah sebagai kelompok yang benar-benar mempertahankan ajaran Nabi
Muhammad. Dengan kata lain, Abdullah bin Saba adalah tokoh fiktif yang
tidak pernah ada di dalam sejarah Syiah Ali bin Abu Tholib.


Untuk nama Abdullah bin Saba, ensiklopedi Yahudi memberi keterangan
yang lumayan lengkap tentang asal usulnya dan apa saja yang dilakukan
semasa hidupnya. Silakan lihat http:// www.jewishencyclopedia.com/


jadi makna Syi'ah sesungguhnya adalah pengikut. Ada Syi'ah Ali.
Pengikut Ali. Ada Syi'ah Mu'awiyah. Pengikut Mu'awiyah. Kalau sekarang
yang ngetren Syi'ah doang.


Salah seorang Syi'i, Abu Jawad Al-Husaini berpendapat bahwa sebagian
ulama Syi'ah dan Sunni ada yang meyakini Abdullah bin Saba' itu ada,
buktinya di aliran Ghulat ada aliran Saba'iyah yang menTuhankan Ali.
Ini dikafirkan oleh mayoritas ulama Syi'ah. Sebagian ulama Syi'ah dan
Sunni lain menganggap fiktif. Dengan adanya Saba'iyah, saya yakin
Abdullah bin Saba itu ada.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga?

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga? Sejumlah mubaligh dan guru ngaji yang mengatakan bahwa dengan seekor kambing itu mencukupi sebagai qurban dari satu keluarga. Dalam hal ini ditangkap pesan bahwa satu keluarga menjadi “shahibul qurban” dari seekor kambing. Menurut empat mazhab anggapan ini adalah anggapan yang tidak benar. Kalimat “seeorang menyembelih kambing qurban untuk dirinya dan keluarganya” itu dibenarkan oleh sebagian ulama, bukan semua ulama dengan dua pengertian: Pertama, gugur perintah berqurban dari anggota keluarga shahibul qurban. Jika suami menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk isteri dan anak-anak itu sudah gugur. Demikian pula jika isteri menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk suami dan anak-anak itu gugur. Inilah makna dari hukum qurban adalah sunnah kifayah. Kedua, keluarga shahibul qurban ikut mendapatkan cipratan pahala qurban. Ini terjadi jika shahibul qurban pasang niat untuk mengikutsertakan keluargan...

Wasiat Al-Habib Umar bin Hafidz

قال الحبيب عمر بن حفيظ : لا تحمل هم الدنيا فإنها لله ، ولاتحمل همَّ الرزق فإنه من الله ، ولاتحمل هم المستقبل فإنه بيد الله .. فقط احمل همًا واحدًا : كيف  ترضي الله Al-Habib Umar bin Hafidz Berkata : "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu. [FM]

Qiyas Hudud Seks Sejenis Dengan Zina

Forum Muslim - Dalam kasus zina, dibedakan hukuman hududnya antara pelaku zina muhshan dan pelaku zina ghairu muhshan.  1. Pelaku Zina Muhshan  Mereka yang sudah pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya, tentu bentuknya dalam perkawinan yang sah. Dengan kata lain sudah menikah. Kalau dia berzina, hukumannya adalah rajam, yaitu dilempari batu sampai mati. Asif berzina dengan seorang wanita dan Rasulullah SAW memerintahkan kepada Unais untuk menyidangkan perkaranya dan beliau bersabda : وَاغْدُ يَا أُنَيْس عَلىَ امْرَأَةِ هَذَا فَإِنِ اعْتَرَفَتْ فَارْجُمْهَا Wahai Unais, datangi wanita itu dan bila dia mengaku zina maka rajamlah. (HR. Bukhari) 2. Pelaku Zina Ghairu Muhshan  Mereka yang belum pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya. Artinya belum pernah menikah. Maka kalau dia berzina, hukumannya adalah cambuk 100 kali, sebagaimana disebutkan dalam An-Nur ayat 2 :  الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُ...

Dalil Kewajiban Memilih Calon Pemimpin Yang Bertaqwa

Seorang kawan baik bertanya tentang hadis soal memilih pemimpin, tapi saya memberi jawaban berbeda.

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas

Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya. Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu". Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini : "Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain pu...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...

SISTEM AKUNTANSI BUMDES TERINTEGRASI (Auto-Jurnal & Manajemen Transaksi)

BUMDES Accounting System v4.0 – Integrated Auto-Journal & Transaction Module Sistem Akuntansi BUMDES - DOUBLE ENTRY SISTEM AKUNTANSI BUMDES - DOUBLE ENTRY (REVISI FINAL - FIXED) Dengan jurnal otomatis, navigasi keyboard, autocomplete, penjualan/pembelian terintegrasi, & pelunasan piutang/utang Informasi Modal & Prive Jurnal & Buku Besar Aset & Penyusutan Piutang & Utang Persediaan Penjualan & Pembelian Laporan Manajemen Informasi Umum Nama Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Nama BUMDES Unit Usaha Pengelola Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Tahun Periode Laporan Bulanan Triwulan Semester Tahunan Tanggal Mulai Tanggal Selesai Modal dan Prive Moda...

Surat Al Ma'un