Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Buku Kas - Aplikasi Rekapitulasi Keuangan

📊 Rekapitulasi Keuangan 📊 Rekapitulasi Keuangan Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Bulan Tahun Nama Lembaga/Organisasi Unit Kegiatan Transaksi Keuangan No Tanggal Tipe Uraian Harga Satuan (IDR) Volume Satuan Jumlah (IDR) Saldo (IDR) Aksi 1 Pemasukan Pengeluaran ...

Pengakuan Dr Taufiq Ramadhan al-Buthi, Putra Syaikh Ramadhan Al-Buthi tentang Konflik Suriah

Forum Muslim Network - Dengan segala ekspresinya yang membuncah, sesekali

mengusap air mata, Ketua Ikatan Ulama Suriah, Dr Taufiq Ramadhan

al-Buthi yang merupakan putra dari ulama terkemuka Suriah, almarhum

Syekh Ramadhan al-Buthi ini, mengisahkan detik-detik akhir kematian

ayahnya secara syahid tersebut di tangan kelompok radikalis.





Berbagai tudingan miring ditujukan kepada almarhum hingga pembakaran

buku-bukunya. Padahal menurut Taufiq, sikap almarhum sangat netral

dalam konflik Suriah. Tidak condong kepada salah satu pihak lantaran

krisis yang melanda Suriah, tak terlepas dari konspirasi besar untuk

menjatuhkan dan menghancurkan Negara Suriah. "Ada agenda besar di

balik berkobarnya fitnah di Suriah," katanya.





Wartawan Republika Nashih Nashrullah, berkesempatan berbincang dengan

anggota dewan penasehat Presiden Basyar al-Asad itu, di sela-sela

kunjungannya ke Indonesia menghadiri Konferensi ke-4 International

Conference of Islamic Scholars (ICIS).

Menurut Dr Taufiq Ramadhan al-Buthi, Pada tanggal 21 Maret 2013, usai

shalat Maghrib seorang pemuda berusia

18 tahun-an datang masuk ke Masjid al-Iman, Damaskus, ia semula duduk

di belakang dua menit, lalu beranjak mendekati posisi ayahnya yang

sedang menyampaikan kajian tafsir. Jarak antara pemuda dengan posisi

beliau duduk kira-kira 6 meter. Lalu meledakkan diri. Sebagian besar

jamaah meninggal langsung jumlahnya 45 orang. Total korban jiwa

sebanyak 53 orang. Ledakan tak berdampak signifikan pada luka Syaikh

Ramadhan Al Buthi, hanya luka ringan di bagian bibir. Bahan peledak

C-4 itu di dalamnya terdapat potongan-potongan material kecil.

Ledakkan begitu dahsyat, begitu tersadar, meski dalam kondisi

berdarah-darah, Ahmad yang merupakan cucu dari Syaikh Ramadhan Al

Buthi mencoba menolong kakeknya, tapi lukanya yang parah tak lagi

mampu menopang dirinya sendiri. Ia terjatuh dan akhirnya syahid di

rumah sakit. (dulu oleh media wahabi, cucunya yang hendak menolong itu

malah difitnah sebagai

bagian dari anggota teroris yang melakukan eksekusi terakhir terhadap

Almarhum Syaikh Ramadhan Al Buthi karena sesaat setelah terjadi

ledakan bom bunuh diri Syaikh Ramadhan Al Buthi tidak langsung

meninggal)





Melalui telepon, Dr Taufiq Ramadhan al-Buthi mendapat informasi, bahwa

ayahanda hanya terluka di bagian kening dan kaki, tetapi Allah SWT

berkehendak lain, sesampainya di RS, beliau dikasih tahu, bahwa

ayahandanya telah wafat. Dr Taufiq Ramadhan al-Buthi akhirnya melihat

langsung jenazahnya, perasaan bercampur aduk, seolah tak percaya.

Almarhum seperti tertidur biasa. Mukanya putih, badannya masih hangat,

bibirnya merah, beliau cium keningnya. Beliau tanya ke dokter

bagaimana kondisi Ahmad? Dokter menjawab kritis, Ahmad akhirnya wafat.





Sebelumnya para pemberontak Suriah menyadari betul bahwa al-Buthi yang

telah menyingkap kebusukan di balik krisis Suriah ini, karenanya

beliau harus segara dihabisi. Beberapa pekan sebelum Syaikh Al Buthi

wafat, beliau menggelar pertemuan keluarga, dan beliau berkata," Saya

bermimpi, wallahu a'lam, apa maknanya, tapi saya berfirasat, ajal

telah dekat."





Menurut Dr Taufiq Ramadhan al-Buthi, Aksi teror sebetulnya tak membuat

kami heran, kami sudah memperkirakan ini semua bakal terjadi, kami

mengkhawatirkan ayah kami. Pesan yang tersirat yaitu hendak mencoreng

wajah Islam lewat sosok al-Buthi. Pekan pertama krisis Suriah, saat

saya sedang berada di Brunei Darussalam, sebuah bom dijatuhkan di

depan rumah kami, selanjutnya, sebuah bom pernah dilempar nyaris

mengenai mobil saya, ini bukan kali pertama tetapi berulang. Beberapa

kali para pelaku juga menulis ancaman-ancaman dengan kata-kata kasar,

menjijikkan, di tembok rumah kami. Begitulah mereka. Karena itu beliau

menyarankan agar tidak pergi ke masjid, meski jarak rumah kami tak

terlalu jauh karena akses menunju masjid tak lagi aman.





Beberapa hari kemudian, Ayah saya kembali mengumpulkan keluarga,

termasuk anak-anak saya. Beliau meminta agar putraku yang tengah

sakit, Mahmud, tak pergi merekam ceramah rutin beliau di Universitas

al-Kuwait, dekat rumah. Namun, permintaan ini tak diiyakan, Mahmud dan

Ahmad tetap berangkat untuk merekam episode ke-17 dari acarafi qadhaya

as-sa'ah ma al-Buthi yang diasuh kakeknya tersebut. Ini adalah ceramah

pamungkas. Beliau kata putraku, berbicara blak-blakan dan menyadari

bahwa ajal telah dekat.

Sekembalinya dari agenda itu, Ahmad bercengkerama dan berpamitan

dengan segenap keluarga, seakan hendak pergi jauh. Mendekati Maghrib,

ia bergegas menuju rumah kakeknya seolah-olah ada janji. Keduanya

lantas shalat Maghrib ke Masjid al-Iman. Sementara Mahmud tetap berada

di rumah. Usai shalat dia kaget mendapat kabar, ada ledakan besar di

Masjid Imam. Ia bergegas menuju Masjid. Kita mencoba untuk tetap

tenang dan mencari tahu apa yang sedang terjadi, meski kabar itu

mengguncang perasaan kami. Kami menyusul menuju rumah sakit bersama

keluarga, termasuk istri dari Ahmad. Hingga saya melihat langsung apa

yang terjadi. (rep)

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga?

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga? Sejumlah mubaligh dan guru ngaji yang mengatakan bahwa dengan seekor kambing itu mencukupi sebagai qurban dari satu keluarga. Dalam hal ini ditangkap pesan bahwa satu keluarga menjadi “shahibul qurban” dari seekor kambing. Menurut empat mazhab anggapan ini adalah anggapan yang tidak benar. Kalimat “seeorang menyembelih kambing qurban untuk dirinya dan keluarganya” itu dibenarkan oleh sebagian ulama, bukan semua ulama dengan dua pengertian: Pertama, gugur perintah berqurban dari anggota keluarga shahibul qurban. Jika suami menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk isteri dan anak-anak itu sudah gugur. Demikian pula jika isteri menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk suami dan anak-anak itu gugur. Inilah makna dari hukum qurban adalah sunnah kifayah. Kedua, keluarga shahibul qurban ikut mendapatkan cipratan pahala qurban. Ini terjadi jika shahibul qurban pasang niat untuk mengikutsertakan keluargan...

Wasiat Al-Habib Umar bin Hafidz

قال الحبيب عمر بن حفيظ : لا تحمل هم الدنيا فإنها لله ، ولاتحمل همَّ الرزق فإنه من الله ، ولاتحمل هم المستقبل فإنه بيد الله .. فقط احمل همًا واحدًا : كيف  ترضي الله Al-Habib Umar bin Hafidz Berkata : "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu. [FM]

Qiyas Hudud Seks Sejenis Dengan Zina

Forum Muslim - Dalam kasus zina, dibedakan hukuman hududnya antara pelaku zina muhshan dan pelaku zina ghairu muhshan.  1. Pelaku Zina Muhshan  Mereka yang sudah pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya, tentu bentuknya dalam perkawinan yang sah. Dengan kata lain sudah menikah. Kalau dia berzina, hukumannya adalah rajam, yaitu dilempari batu sampai mati. Asif berzina dengan seorang wanita dan Rasulullah SAW memerintahkan kepada Unais untuk menyidangkan perkaranya dan beliau bersabda : وَاغْدُ يَا أُنَيْس عَلىَ امْرَأَةِ هَذَا فَإِنِ اعْتَرَفَتْ فَارْجُمْهَا Wahai Unais, datangi wanita itu dan bila dia mengaku zina maka rajamlah. (HR. Bukhari) 2. Pelaku Zina Ghairu Muhshan  Mereka yang belum pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya. Artinya belum pernah menikah. Maka kalau dia berzina, hukumannya adalah cambuk 100 kali, sebagaimana disebutkan dalam An-Nur ayat 2 :  الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُ...

Dalil Kewajiban Memilih Calon Pemimpin Yang Bertaqwa

Seorang kawan baik bertanya tentang hadis soal memilih pemimpin, tapi saya memberi jawaban berbeda.

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas

Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya. Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu". Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini : "Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain pu...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...

SISTEM AKUNTANSI BUMDES TERINTEGRASI (Auto-Jurnal & Manajemen Transaksi)

BUMDES Accounting System v4.0 – Integrated Auto-Journal & Transaction Module Sistem Akuntansi BUMDES - DOUBLE ENTRY SISTEM AKUNTANSI BUMDES - DOUBLE ENTRY (REVISI FINAL - FIXED) Dengan jurnal otomatis, navigasi keyboard, autocomplete, penjualan/pembelian terintegrasi, & pelunasan piutang/utang Informasi Modal & Prive Jurnal & Buku Besar Aset & Penyusutan Piutang & Utang Persediaan Penjualan & Pembelian Laporan Manajemen Informasi Umum Nama Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Nama BUMDES Unit Usaha Pengelola Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Tahun Periode Laporan Bulanan Triwulan Semester Tahunan Tanggal Mulai Tanggal Selesai Modal dan Prive Moda...

Surat Al Ma'un