Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Buku Kas - Aplikasi Rekapitulasi Keuangan

📊 Rekapitulasi Keuangan 📊 Rekapitulasi Keuangan Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Bulan Tahun Nama Lembaga/Organisasi Unit Kegiatan Transaksi Keuangan No Tanggal Tipe Uraian Harga Satuan (IDR) Volume Satuan Jumlah (IDR) Saldo (IDR) Aksi 1 Pemasukan Pengeluaran ...

Mukjizat vs Sihir, Pengobatan dan Syair

by. Ahmad Sarwat, Lc.,MA

Setiap nabi yang diutus selalu dibekali mukjizat sebagai senjata. Disebut mukjizat itu senjata tentu bukan untuk membunuh, tapi untuk melemahkan argumentasi mereka yang ingkar terhadap kenabian.

Biasanya jenis mukjizat itu disesuaikan dengan trend yang berlaku di suatu kaum. Tergantung apa yang jadi trending topik disana.

Nabi Musa alaihissalam

Kepada Firaun dan kaumnya di Mesir yang lihai dalam ilmu sihir, Nabi Musa dibekali mukjizat yang bisa mengalahkan argumentasi para penyihir kerajaan. 

Ketika mereka bisa mengubah tali menjadi ular-ular kecil, maka tongkat Musa atas izin Allah bisa berubah menjadi ular yang amat besar dan melahap semua ular kecil.

وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَإِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ

Dan Kami wahyukan kepada Musa: "Lemparkanlah tongkatmu!". Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan. (QS. Al-Araf : 117) 

Dengan cara itu, maka runtuh lah argumentasi para penyihir untuk tidak beriman kepada Musa. Dan mereka pun tersungkur bersujud.

فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ

Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah), (QS. Asy-Syuara : 46)

Nabi Isa alaihissalam

Tantangan di masa kenabian Isa alahissalam adalah masala pengobatan dan ketabiban. Berbeda dengan para dukun dan tabib yang berjaya di masa itu, Nabi Isa hanya butuh telapak tangannya saja untuk diusapkan ke tubuh orang sakit, langsung sembuh saat itu juga.

Maka gelar Al-Masih itu sering dikaitkan dengan kemukjizatannya yang mengusap orang sakit. Masaha - yamsahu dalam bahasa Arab berarti mengusap. Al-Masih adalah orang yang mengusap. 

Dan paling tinggi mukjizatnya ketika Nabi Isa bisa menghidupkan kembali orang yang sudah mati atas izin Allah. Itu beyond the science.

وَأُبْرِئُ الْأَكْمَهَ وَالْأَبْرَصَ وَأُحْيِي الْمَوْتَىٰ بِإِذْنِ اللَّهِ

Dan Aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah. (QS. Ali Imran : 49)

Nabi Muhammad SAW

Sedangkan di masa kenabian Muhammad SAW di kalangan bangsa Arab, yang menjadi trending topik adalah masalah sastra. Para penyair Arab saling membanggakan diri dengan karya-karya mereka dan saling berlomba untuk bisa membuat masterpiece karya sastra level paling atas.

Dan Rasulullah SAW dibekali dengan kekuatan sastra Al-Quran yang otomatis langsung menumbangkan supremasi bangsa Arab dalam bidang sastra yang tadinya mereka banggakan. Bahkan Al-Quran meanntang para pujangga Arab untuk bisa menirunya.

ِAl-Quran tidak menantang untuk membuat satu kitab yang setara dengan Al-Quran, cukup bikin 10 surat saja, kalau memang mampu.

أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ ۖ قُلْ فَأْتُوا بِعَشْرِ سُوَرٍ مِثْلِهِ مُفْتَرَيَاتٍ وَادْعُوا مَنِ اسْتَطَعْتُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Bahkan mereka mengatakan: "Muhammad telah membuat-buat Al Quran itu", Katakanlah: "(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar". (QS. Hud : 13)

Ditantang membuat 10 surat tidak mampu, maka tantangan diturunkan menjadi satu surat saja. 

وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (QS. Al-Baqarah : 23)

Ternyata satu surat pun tidak mampu juga, padahal sudah membentuk team yang terdiri dari para pujangga Arab. 

Tapi . . . 

Semua mukjizat di bidang sastra itu nampaknya kurang berarti buat kita. Karena kita bukan orang sastra, sehingga tidak bisa membedakan mana sastra atas langit dan mana sastra kolong langit. Mirip kita orang awam masuk galery lukisan abstrak yang penawaran harganya mencapai milyaran. Tidak masuk di akal kita kayak apa keindahan seni lukis aliran abstrak itu, bukan?

Lagian, kalau pun lukisan abstrak itu bagus untuk dijadikan hiasan dinding, kenapa tidak discan jadi jpg dan diprint dengan kualitas terbaik, jadi seindah aslinya. Pasti begitu logika kita orang awam. Logika seperti itu buat mereka yang mengerti seni lukis tentu saja jadi bahan tertawaan. 

Kalau kita bandingkan dengan mukjizat Nabi Musa dan Nabi Isa, mukjizat Nabi Muhammad SAW ini jadi unik dan beda sendiri. 

Pertama, mukjizat Musa dan Isa itu mudah dipahami oleh siapa saja, karena merupakan barang nyata. Ular besar makan ular kecil, itu nyata dan orang langung percaya. Orang sakit dan orang mati bisa bangun lagi, hidup dan sehat, semua orang mudah memahaminya.

Sedangkan keindahan sastra, itu hanya dipahami oleh segelintir orang saja. Jangankan kita yang bukan Arab, bahkan orang Arab sendiri pun belum tentu paham urusan keindahan sastra. 

Kedua

Tapi mukjizat-mukjizat Musa dan Isa pun punya keterbatasan, yaitu hanya dipercaya oleh yang melihat langsung saja. Yang tidak melihat langsung dan hanya dengar ceritanya, pasti tidak otomatis percaya. Jadi kemukjizatannya bersifat temporal, tidak bisa dibuktikan dan tidak berlaku untuk zaman sekarang.

Sebaliknya, mukjizat Nabi Muhammad SAW itu meksi yang paham hanya kalangan terbatas, namun sifatnya abadi sampai hari kiamat. Karena wujudnya Al-Quran, dan Al-Quran tidak akan hilang sampai kiamat. Berarti mukjizatnya bersifat abadi.

Namun untuk bisa merasakan kecanggihan sastra Al-Quran yang tidak tertumbangkan, kita sendiri kudu belajar ilmu sastra Arab yang tinggi. Bukan grammer macam Nahwu Sharaf tapi bidang sastra, yaitu Adab, Balaghah, Bayan, Badi' dan seterusnya. 

Di masa kenabian, para pemimpin orang kafir musyrikin Mekkah rata-rata jagoan sastra semua. Jadi begitu dengar ayat-ayat Al-Quran dibacakan, langsung pada klepek-klepek. 

Tapi kita di zaman sekarang yang ngaku sebagai generasi Qurani, meski hafal 30 juz tapi cuma plonga plongo saja dibacakan ayat-ayat AL-Quran yang indah sastranya itu. Kok bisa ?

Soalnya mutlak tidak paham. Inna lillahi wa innaa ilaihi rajiun.(FM)

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga?

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga? Sejumlah mubaligh dan guru ngaji yang mengatakan bahwa dengan seekor kambing itu mencukupi sebagai qurban dari satu keluarga. Dalam hal ini ditangkap pesan bahwa satu keluarga menjadi “shahibul qurban” dari seekor kambing. Menurut empat mazhab anggapan ini adalah anggapan yang tidak benar. Kalimat “seeorang menyembelih kambing qurban untuk dirinya dan keluarganya” itu dibenarkan oleh sebagian ulama, bukan semua ulama dengan dua pengertian: Pertama, gugur perintah berqurban dari anggota keluarga shahibul qurban. Jika suami menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk isteri dan anak-anak itu sudah gugur. Demikian pula jika isteri menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk suami dan anak-anak itu gugur. Inilah makna dari hukum qurban adalah sunnah kifayah. Kedua, keluarga shahibul qurban ikut mendapatkan cipratan pahala qurban. Ini terjadi jika shahibul qurban pasang niat untuk mengikutsertakan keluargan...

Wasiat Al-Habib Umar bin Hafidz

قال الحبيب عمر بن حفيظ : لا تحمل هم الدنيا فإنها لله ، ولاتحمل همَّ الرزق فإنه من الله ، ولاتحمل هم المستقبل فإنه بيد الله .. فقط احمل همًا واحدًا : كيف  ترضي الله Al-Habib Umar bin Hafidz Berkata : "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu. [FM]

Qiyas Hudud Seks Sejenis Dengan Zina

Forum Muslim - Dalam kasus zina, dibedakan hukuman hududnya antara pelaku zina muhshan dan pelaku zina ghairu muhshan.  1. Pelaku Zina Muhshan  Mereka yang sudah pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya, tentu bentuknya dalam perkawinan yang sah. Dengan kata lain sudah menikah. Kalau dia berzina, hukumannya adalah rajam, yaitu dilempari batu sampai mati. Asif berzina dengan seorang wanita dan Rasulullah SAW memerintahkan kepada Unais untuk menyidangkan perkaranya dan beliau bersabda : وَاغْدُ يَا أُنَيْس عَلىَ امْرَأَةِ هَذَا فَإِنِ اعْتَرَفَتْ فَارْجُمْهَا Wahai Unais, datangi wanita itu dan bila dia mengaku zina maka rajamlah. (HR. Bukhari) 2. Pelaku Zina Ghairu Muhshan  Mereka yang belum pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya. Artinya belum pernah menikah. Maka kalau dia berzina, hukumannya adalah cambuk 100 kali, sebagaimana disebutkan dalam An-Nur ayat 2 :  الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُ...

Dalil Kewajiban Memilih Calon Pemimpin Yang Bertaqwa

Seorang kawan baik bertanya tentang hadis soal memilih pemimpin, tapi saya memberi jawaban berbeda.

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas

Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya. Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu". Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini : "Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain pu...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...

SISTEM AKUNTANSI BUMDES TERINTEGRASI (Auto-Jurnal & Manajemen Transaksi)

BUMDES Accounting System v4.0 – Integrated Auto-Journal & Transaction Module Sistem Akuntansi BUMDES - DOUBLE ENTRY SISTEM AKUNTANSI BUMDES - DOUBLE ENTRY (REVISI FINAL - FIXED) Dengan jurnal otomatis, navigasi keyboard, autocomplete, penjualan/pembelian terintegrasi, & pelunasan piutang/utang Informasi Modal & Prive Jurnal & Buku Besar Aset & Penyusutan Piutang & Utang Persediaan Penjualan & Pembelian Laporan Manajemen Informasi Umum Nama Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Nama BUMDES Unit Usaha Pengelola Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Tahun Periode Laporan Bulanan Triwulan Semester Tahunan Tanggal Mulai Tanggal Selesai Modal dan Prive Moda...

Surat Al Ma'un