Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Buku Kas - Aplikasi Rekapitulasi Keuangan

📊 Rekapitulasi Keuangan 📊 Rekapitulasi Keuangan Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Bulan Tahun Nama Lembaga/Organisasi Unit Kegiatan Transaksi Keuangan No Tanggal Tipe Uraian Harga Satuan (IDR) Volume Satuan Jumlah (IDR) Saldo (IDR) Aksi 1 Pemasukan Pengeluaran ...

Murottal Al Qur'an Bersama Syaikh Muhammad Shiddiq Al Minsyawy


Silahkan klik link di bawah ini untuk mendengarkan Murottal Al Qur'an Bersama Syaikh Muhammad Shiddiq Al Minsyawy

 01. Al Fatihah (Pembuka): 7 Ayat

02. Al Baqarah (Sapi Betina): 286 Ayat

03. Ali Imran (Keluarga Imran): 200 Ayat

04. An Nisa (Wanita): 176 Ayat

05. Al Ma'idah (Jamuan): 120 Ayat

06. Al An'am (Hewan Ternak): 165 Ayat

07. Al-A'raf (Tempat yang Tertinggi): 206 Ayat

08. Al-Anfal (Harta Rampasan Perang): 75 Ayat

09. At-Taubah (Pengampunan): 129 Ayat

10. Yunus (Nabi Yunus): 109 Ayat

11. Hud (Nabi Hud): 123 Ayat

12. Yusuf (Nabi Yusuf): 111 Ayat

13. Ar-Ra'd (Guruh): 43 Ayat

14. Ibrahim (Nabi Ibrahim): 52 Ayat

15. Al-Hijr (Gunung Al Hijr): 99 Ayat

16. An-Nahl (Lebah): 128 Ayat

17. Al-Isra' (Perjalanan Malam): 111 Ayat

18. Al-Kahf (Penghuni-penghuni Gua): 110 Ayat

19. Maryam (Maryam): 98 Ayat

20. Ta Ha (Ta Ha): 135 Ayat

21. Al-Anbiya (Nabi-nabi): 112 Ayat

22. Al-Hajj (Haji): 78 Ayat

23. Al-Mu'minun (Orang-orang mukmin): 118 Ayat

24. An-Nur (Cahaya): 64 Ayat

25. Al-Furqan (Pembeda): 77 Ayat

26. Asy-Syu'ara' (Penyair): 227 Ayat

27. An-Naml (Semut): 93 Ayat

28. Al-Qasas (Kisah-kisah): 88 Ayat

29. Al-'Ankabut (Laba-laba): 69 Ayat

30. Ar-Rum (Bangsa Romawi): 60 Ayat

31. Luqman (Keluarga Luqman): 34 Ayat

32. As-Sajdah (Sajdah): 30 Ayat

33. Al-Ahzab (Golongan-golongan yang Bersekutu): 73 Ayat

34. Saba' (Kaum Saba'): 54 Ayat

35. Fatir (Pencipta): 45 Ayat

36. Ya Sin (Yasin): 83 Ayat

37. As-Saffat (Barisan-barisan): 182 Ayat

38. Sad (Sad): 88 Ayat

39. Az-Zumar (Rombongan): 75 Ayat

40. Ghafir (Yang Mengampuni): 85 Ayat

41. Fussilat (Yang Dijelaskan): 54 Ayat

42. Asy-Syura (Musyawarah): 53 Ayat

43. Az-Zukhruf (Perhiasan): 89 Ayat

44. Ad-Dukhan (Kabut): 59 Ayat

45. Al-Jasiyah (Yang Bertekuk Lutut): 37 Ayat

46. Al-Ahqaf (Bukit-bukit Pasir): 45 Ayat

47. Muhammad (Nabi Muhammad): 38 Ayat

48. Al-Fath (Kemenangan): 29 Ayat

49. Al-Hujurat (Kamar-kamar): 18 Ayat

50. Qaf (Qaf): 45 Ayat

51. Az-Zariyat (Angin yang Menerbangkan): 60 Ayat

52. At-Tur (Bukit): 49 Ayat

53. An-Najm (Bintang): 62 Ayat

54. Al-Qamar (Bulan): 55 Ayat

55. Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah): 78 Ayat

56. Al-Waqi'ah (Hari Kiamat): 96 Ayat

57. Al-Hadid (Besi): 29 Ayat

58. Al-Mujadilah (Gugatan): 22 Ayat

59. Al-Hasyr (Pengusiran): 24 Ayat

60. Al-Mumtahanah (Wanita yang Diuji): 13 Ayat

61. As-Saff (Barisan): 14 Ayat

62. Al-Jumu'ah (Hari Jumat): 11 Ayat

63. Al-Munafiqun (Orang-orang yang Munafik): 11 Ayat

64. At-Tagabun (Hari Dinampakkan Kesalahan-kesalahan): 18 Ayat

65. At-Talaq (Talak): 12 Ayat

66. At Tahrim (Pengharaman): 12 Ayat

67. Al-Mulk (Kerajaan): 30 Ayat

68. Al-Qalam (Pena): 52 Ayat

69. Al-Haqqah (Hari Kiamat): 52 Ayat

70. Al-Ma'arij (Tempat Naik): 44 Ayat

71. Nuh (Nabi Nuh): 28 Ayat

72. Al-Jinn (Jin): 28 Ayat

73. Al-Muzzammil (Orang yang Berkelumun): 20 Ayat

74. Al-Muddassir (Orang yang Berselimut): 56 Ayat

75. Al-Qiyamah (Kiamat): 40 Ayat

76. Al-Insan (Manusia): 31 Ayat

77. Al-Mursalat (Malaikat-malaikat yang Diutus): 50 Ayat

78. An-Naba' (Berita Besar): 40 Ayat

79. An-Nazi'at (Yang Mencabut dengan Keras): 46 Ayat

80. 'Abasa (Bermuka Masam): 42 Ayat

81. At-Takwir (Menggulung): 29 Ayat

82. Al-Infitar (Terbelah): 19 Ayat

83. Al-Mutaffifin (Orang-orang yang Curang): 36 Ayat

84. Al-Insyiqaq (Terbelah): 25 Ayat

85. Al-Buruj (Gugusan Bintang): 22 Ayat

86. At-Tariq (Yang Datang di Malam Hari): 17 Ayat

87. Al-A'la (Maha Tinggi): 19 Ayat

88. Al-Gasyiyah (Hari Pembalasan): 26 Ayat

89. Al-Fajr (Fajar): 30 Ayat

90. Al-Balad (Negeri): 20 Ayat

91. Asy-Syams (Matahari): 15 Ayat

92. Al-Lail (Malam): 21 Ayat

93. Ad-Duha (Duha): 11 Ayat

94. Al-Insyirah (Melapangkan): 8 Ayat

95. At-Tin (Buah Tin): 8 Ayat

96. Al-'Alaq (Segumpal Darah): 19 Ayat

97. Al-Qadr (Kemuliaan): 5 Ayat

98. Al-Bayyinah (Pembuktian): 8 Ayat

99. Az-Zalzalah (Kegoncangan): 8 Ayat

100. Al-'Adiyat (Kuda Perang yang Berlari Kencang): 11 Ayat

101. Al-Qari'ah (Hari Kiamat yang Menggetarkan): 11 Ayat

102. At-Takasur (Bermegah-megahan): 8 Ayat

103. Al-'Asr (Masa): 3 Ayat

104. Al-Humazah (Pengumpat): 9 Ayat

105. Al-Fil (Gajah): 5 Ayat

106. Quraisy (Suku Quraisy): 4 Ayat

107. Al-Ma'un (Bantuan): 7 Ayat

108. Al-Kautsar (Nikmat yang Berlimpah): 3 Ayat

109. Al-Kafirun (Orang-orang Kafir): 6 Ayat

110. An-Nasr (Pertolongan): 3 Ayat

111. Al-Lahab (Gejolak Api): 5 Ayat

112. Al-Ikhlas (Ikhlas): 4 Ayat

113. Al-Falaq (Waktu Fajar): 5 Ayat

114. An-Nas (Manusia)

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga?

Bolehkan seekor kambing sebagai hewan qurban dari satu keluarga? Sejumlah mubaligh dan guru ngaji yang mengatakan bahwa dengan seekor kambing itu mencukupi sebagai qurban dari satu keluarga. Dalam hal ini ditangkap pesan bahwa satu keluarga menjadi “shahibul qurban” dari seekor kambing. Menurut empat mazhab anggapan ini adalah anggapan yang tidak benar. Kalimat “seeorang menyembelih kambing qurban untuk dirinya dan keluarganya” itu dibenarkan oleh sebagian ulama, bukan semua ulama dengan dua pengertian: Pertama, gugur perintah berqurban dari anggota keluarga shahibul qurban. Jika suami menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk isteri dan anak-anak itu sudah gugur. Demikian pula jika isteri menjadi shahibul qurban maka perintah berqurban untuk suami dan anak-anak itu gugur. Inilah makna dari hukum qurban adalah sunnah kifayah. Kedua, keluarga shahibul qurban ikut mendapatkan cipratan pahala qurban. Ini terjadi jika shahibul qurban pasang niat untuk mengikutsertakan keluargan...

Wasiat Al-Habib Umar bin Hafidz

قال الحبيب عمر بن حفيظ : لا تحمل هم الدنيا فإنها لله ، ولاتحمل همَّ الرزق فإنه من الله ، ولاتحمل هم المستقبل فإنه بيد الله .. فقط احمل همًا واحدًا : كيف  ترضي الله Al-Habib Umar bin Hafidz Berkata : "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu. [FM]

Qiyas Hudud Seks Sejenis Dengan Zina

Forum Muslim - Dalam kasus zina, dibedakan hukuman hududnya antara pelaku zina muhshan dan pelaku zina ghairu muhshan.  1. Pelaku Zina Muhshan  Mereka yang sudah pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya, tentu bentuknya dalam perkawinan yang sah. Dengan kata lain sudah menikah. Kalau dia berzina, hukumannya adalah rajam, yaitu dilempari batu sampai mati. Asif berzina dengan seorang wanita dan Rasulullah SAW memerintahkan kepada Unais untuk menyidangkan perkaranya dan beliau bersabda : وَاغْدُ يَا أُنَيْس عَلىَ امْرَأَةِ هَذَا فَإِنِ اعْتَرَفَتْ فَارْجُمْهَا Wahai Unais, datangi wanita itu dan bila dia mengaku zina maka rajamlah. (HR. Bukhari) 2. Pelaku Zina Ghairu Muhshan  Mereka yang belum pernah melakukan jima' syar'i sebelumnya. Artinya belum pernah menikah. Maka kalau dia berzina, hukumannya adalah cambuk 100 kali, sebagaimana disebutkan dalam An-Nur ayat 2 :  الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُ...

Dalil Kewajiban Memilih Calon Pemimpin Yang Bertaqwa

Seorang kawan baik bertanya tentang hadis soal memilih pemimpin, tapi saya memberi jawaban berbeda.

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas

Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya. Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu". Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini : "Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain pu...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...

SISTEM AKUNTANSI BUMDES TERINTEGRASI (Auto-Jurnal & Manajemen Transaksi)

BUMDES Accounting System v4.0 – Integrated Auto-Journal & Transaction Module Sistem Akuntansi BUMDES - DOUBLE ENTRY SISTEM AKUNTANSI BUMDES - DOUBLE ENTRY (REVISI FINAL - FIXED) Dengan jurnal otomatis, navigasi keyboard, autocomplete, penjualan/pembelian terintegrasi, & pelunasan piutang/utang Informasi Modal & Prive Jurnal & Buku Besar Aset & Penyusutan Piutang & Utang Persediaan Penjualan & Pembelian Laporan Manajemen Informasi Umum Nama Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Nama BUMDES Unit Usaha Pengelola Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Tahun Periode Laporan Bulanan Triwulan Semester Tahunan Tanggal Mulai Tanggal Selesai Modal dan Prive Moda...

Surat Al Ma'un